Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Ekonomi TW
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-07 18:36:11【Resep】986 orang sudah membaca
PerkenalanTangkapan layar Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud memaparkan materi ko

Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekonomi Indonesia pada triwulan III 2025 tumbuh 5,04 persen secara tahunan (year on year/yoy) dengan sumber pertumbuhan tertinggi berasal dari konsumsi rumah tangga yakni sebesar 2,54 persen.
“Jika dilihat dari sumber pertumbuhan pada triwulan III 2025, konsumsi rumah tangga masih menjadi sumber pertumbuhan utama atau sumber pertumbuhan terbesar, yaitu 2,54 persen,” kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.
Selain itu konsumsi rumah tangga, pertumbuhan ekonomi triwulan III 2025 juga ditopang oleh komponen net ekspor dengan sumber pertumbuhan sebesar 2,15 persen dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sebesar 1,59 persen.
Secara struktur, konsumsi rumah tangga menyumbang 53,14 persen terhadap total produk domestik bruto (PDB), diikuti PMTB 29,09 persen dan ekspor 23,64 persen.
Baca juga: BPS: Indeks Pembangunan Manusia tahun 2025 capai 75,90
Pertumbuhan konsumsi rumah tangga secara tahunan (yoy) mencapai 4,89 persen, didorong peningkatan transportasi dan komunikasi, serta restoran dan hotel, sejalan dengan meningkatnya mobilitas penduduk dan aktivitas wisatawan domestik.
Dari sisi produksi atau lapangan usaha, industri pengolahan menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi triwulan III dengan andil 1,13 persen.
Kontribusi industri pengolahan terhadap total PDB mencapai 19,15 persen. Selain itu, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan, yang jika ditotal bersama industri pengolahan menyumbang 65,02 persen dari PDB.
12Tampilkan SemuaSuka(4334)
Artikel Terkait
- KKP: 41 UPI masuk "Yellow List" bisa ekspor ke AS secara bersyarat
- Seskab: Presiden ingin semua anak dapat bersekolah di Sekolah Rakyat
- Menko PM minta Kepala SPPG disiplin untuk cegah penyelewengan
- Produksi MBG SPPG Polsek Palmerah bakal naik secara bertahap
- KKP: 41 UPI masuk "Yellow List" bisa ekspor ke AS secara bersyarat
- BGN bimbing 30 ribu penjamah pangan tingkatkan kualitas layanan MBG
- Gaya hidup modern picu lonjakan risiko diabetes
- Kemarin, arahan Prabowo soal LPDP hingga mikroplastik dalam hujan
- Sulsel proyeksikan surplus beras 2 juta ton di 2025
- KPKP Jaktim gencarkan edukasi pedagang dan warga soal keamanan pangan
Resep Populer
Rekomendasi

Cukup tidur membantu anak terhindar dari influenza saat cuaca ekstrem

BGN sebut Perpres Tata Kelola MBG sudah rampung, tinggal dibagikan

131 dapur MBG di Kepri layani 388 ribu penerima manfaat

Anggota Komisi IX DPR: MBG "senjata perang" pemerintah bangun masa depan

Kemendikdasmen: Pelaksanaan TKA di Papua lancar

Mahasiswa UNP berhasil cipngakan tablet kunyah ekstrak rumput banto

Seskab: Presiden ingin semua anak dapat bersekolah di Sekolah Rakyat

Anggota DPR dukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis